Putih dan Hitam






         “Keluargaku adalah Surgaku - Manusia mahluk yang sempurna dikarenakan ketidaksempurnaannya”

February 19, 2009

Sebuah Renungan ttg KESUKSESAN

Filed under: share keluarga — deepsid @ 7:58 pm

–by : abcdefg–

Saya coba menjabarkan kisah sukses saya berdasarkan pengalaman saya sendiri…. Saya banyak terpengaruh oleh kesuksesan Kelvin Hui (saya beruntung bisa datang ke seminarnya tahun lalu di Jakarta ).

Kelvin Hui adalah seorang Web Publishing Businessman (Founder ambatch.com & SEO Master), yang berhasil mendapatkan kontrak dengan Yahoo! senilai 20 juta US hanya untuk mempromosikan Yahoo! di Hongkong, Korea & Jepang selama 3 tahun!

Yang menarik manusia ini justru sangat2 sederhana dalam berpakaian, tutur katanya sangat halus namun penuh kebijaksanaan yang membuat pemikiran saya berubah 180 derajat ttg kesuksesan.

Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dng menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki / tung desem waringin / the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA ! karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri…

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua…

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi PT di saat tiap menit ada 10 siswa drop out krna tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga…

Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bonafit, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat…

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima…

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, “Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal… Sakin sibuknya di Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya…

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dng membuat sukses mjd hal yg rumit dan sukar didapatkan…
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik sprti Donald Trump, & resort mewah di Karibia…

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda…
Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja….

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati

Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis + tempe goreng. Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh…

Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan keujanan, & panas kepanasan. Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang, toh…

Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km Mas, pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja toh enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe jg ternyata, Mas…

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik, ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuruh dengerin waktu beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas & petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga toh, Mas.
Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, speakernya cuman Simbadda 100 rb…

Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.

Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motorkan kredit selama 3 tahun.

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll… Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,

Itu sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh… Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda…

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.
Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa…

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama bila kita jual harganya justru malah turun…

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata…

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/Suami Anda, mengatakan “I love you” kepada org2 yang anda cintai : orang tua, istri,suami, anak, keluarga.

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin
besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, memancing, atau berkaraoke.. .

Enjoy ur life, life is so short…

Semoga bermanfaat

January 20, 2009

4 PERKARA SEBELUM TIDUR ( Tafsir Haqqi )

Filed under: Religion — deepsid @ 8:27 pm

Assalamualaikum wr. wb

4 PERKARA SEBELUM TIDUR ( Tafsir Haqqi )

Rasulullah berpesan kepada Aisyah r.a :

“Ya Aisyah, jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :

1. Sebelum khatam Al Qur’an,
2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3. Sebelum para muslim meridloi kamu,
4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh….

“Bertanya Aisyah :
“Ya Rasulullah…. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rasul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an.

Membacalah sholawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.

Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridloi kamu.

Dan,perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka
seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh”

* Kalau rajin, tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Muslim yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.*

Wassalamualaikum wr.wb

Rumah itu bernama Kebahagian

Filed under: Cerita Hati, share keluarga — deepsid @ 7:44 pm

aku yakin kita semua pasti mencari sebuah rumah yang bernama kebahagian
dalam berumah tangga sering terlintas dan bahkan menjadi perenungan yang dalam
bagaimana caranya menjadi suami yang baik bagi istri cinta tercinta
bagaimana caranya menjadi kepala rumah tangga yang bijaksana
bagaimana caranya menjadi seorang ayah yang baik bagi anak-anak kita
bagaimana caranya mendidik anak-anak kita

aku sendiri mengerti rumah yang dicari itu bernama kebahagian
tetapi aku tidak mengetahui alamat rumah tersebut dimana?
aku hanya seorang anak manusia seperti kalian semua
yang mempunyai harapan dapat menemukan rumah kebahagiaan itu

rumah tangga… adalah rumah yang di topang oleh tangga
dimana dalam rumah tersebut terdapat undakan-undakan yang harus dilewati
semakin lama semakin tinggi undakan tersebut
dan semakin dewasa dan bijaksanalah kita dan pasangan kita

itu dapat terjadi bila kita saling mengisi, terbuka, jujur dan percaya
semua undakan itu tidak akan terasa berat melewatinya karena kita saling mendukung
kiranya rumah kebahagiaan itu melewati tangga ini
aku tak dapat berjalan sendiri untuk mencapai rumah kebahagiaan itu
begitu juga engkau, tak dapat berjalan sendiri menuju rumah kebahagian itu

kita seharusnya berjalan bersama saling bahu membahu sebagai TEAM
saling mengingatkan dan tenggang rasa serta tepo seliro
tidak ada yang namanya kalah menang dalam hal ini
tidak ada yang namanya akulah yang paling…

lakukan semua dengan ihklas demi masa depan anak-anak kita
lakukan semua dengan restu dan niat membahagiakan orang tua kita

mengertilah sayangku, perjalanan ini masih teramat panjang
kita harus berusaha, jgn menyerah sampai disini…
kita tidak tau kapan akan dipanggil oleh Nya
tetapi kita harus berusaha mencapai rumah kebahagiaan itu semaksimal mungkin

memang berat diawal perjalanan ini… ujian dan godaan silih berganti
janganlah menyerah kuatkan diri Lilahita’ala kita melangkah bersama
janganlah kau menyerah, terhasut bisikan syetan yang berusaha mematahkan niat dan cita-cita kita
bersyukurlah dengan apa yang kita dapat sekarang…

kau ajari aku untuk tegar dan pantang menyerah
bantu aku untuk melangkah dan meniti satu persatu undakan-undakan ini
dampingi aku agar ku dapat tetap melangkah dan tak patah arang
tuntun aku bila undakan-undakan itu mulai tak jelas lagi dimataku

tetapkan hati kita bersama melangkah berat dan ringan kita hadapi bersama
insyaAllah kita akan sampai di rumah kebahagiaan itu bersama.

January 19, 2009

The Power of Forgiveness

Filed under: Religion, share keluarga — deepsid @ 9:18 pm

Sudahkah anda memaafkan orang lain hari ini? Sebagai seorang manusia
yang selalu berinteraksi dengan manusia yang lain, kita pasti pernah
merasakan sakit hati bukan? Akan tetapi, kalau benar-benar dirasakan
siapa sebenarnya yang lebih merugi, orang yang pendendam atau yang
mudah memaafkan?

Memaafkan adalah atribut orang yang kuat, hanya orang lemahlah yang
tidak dapat memaafkan. Masih teringat sebuah lagu yang liriknya
sebagai berikut:

Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati, tapi hanya yang
berjiwa ksatria yang mau memaafkan…..

Yup! Hanya seorang ksatria yang bisa memaafkan. Tidak mudah memang
menepis dendam, apalagi rasa sakit yang mendalam.

Tapi ternyata, membenci dan mendendam kepada orang lain adalah sama
seperti kita minum racun setiap hari tetapi berharap orang lain yang
mati, kata Oprah Winfrey, presenter terkenal di dunia itu.

Dendam memang tidak mudah untuk dihilangkan, tapi bukan berarti tidak bisa.

Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka diri, lepaskan emosi dan
mulailah memaafkan.

Begitu pentingnya memaafkan sampai-sampai untuk hal yang satu ini
termaktub secara jelas dalam Al Quran:

“Jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf…”
(QS. Al A’raf:199)

Memaafkan bukan hanya tentang memaafkan orang lain. Memaafkan juga
berarti memaafkan diri sendiri.

Memaafkan adalah tentang pembebasan diri dari beban yang bernama
dendam. Dengan memaafkan hidup akan terasa lebih ringan dan indah
untuk dilalui.

Apakah Anda tidak malu kepada Allah jika Anda tidak mau memaafkan?

Filed under: Religion, share keluarga — deepsid @ 8:51 pm

Bayangkan Anda sedang menghadiri pesta yang amat meriah. Semua orang
tampil dengan pakaian terbaik. Makanan yang dihidangkanpun tampak
lezat dan mengundang selera. Saat Anda antre untuk mengambil makanan,
tiba-tiba seseorang yang sangat Anda percaya berbisik di telinga Anda,
‘’Hati-hati, banyak makanan tak halal disini, bahkan ada beberapa yang
beracun!’’

Saya berani menjamin Anda akan mengurungkan niat mengambil makanan.
Boleh jadi Anda pun langsung pulang ke rumah. Anda benar, hanya orang
bodohlah yang mau menyantap makanan tersebut. Kita tak mau makan
sembarangan. Kita sangat peduli pada kesehatan kita.

Anehnya, kita sering — bahkan dengan sengaja — memasukkan
‘’makanan-makanan beracun’’ ke dalam pikiran kita. Kita tak sadar
bahwa inilah sumber penderitaan kita.

Salah satu makanan yang paling berbahaya tersebut bernama:

Ketidakmauan kita untuk memaafkan orang lain!

Ketidakmauan memaafkan adalah penyakit berbahaya yang menggerogoti
kebahagiaan kita. Kita sering menyimpan amarah. Kita marah karena
dunia berjalan tak sesuai dengan kemauan kita. Kita marah karena
pasangan, anak, orang tua, atasan, bawahan, dan rekan kerja, tak
melakukan apa yang kita inginkan. Lebih parah lagi, kita memendam
kemarahan ini berhari-hari, bahkan bertahun-tahun.

Memang banyak sekali kejadian yang memancing emosi kita. Pengendara
motor yang memaki kita, mobil yang menyalib dan hampir membuat kita
celaka, orang yang membobol ATM kita, politisi yang hanya
memperjuangkan perutnya sendiri, adik yang sering minta bantuan tapi
tak pernah mengucapkan terima kasih, pembantu yang membohongi kita,
maupun boss yang pelitnya luar biasa.

Kita mungkin berpikir bahwa orang-orang tak tahu diri ini sudah
sepantasnya kita benci. Tapi kita lupa bahwa kebencian yang kita
simpan hanyalah merugikan kita sendiri.

Sudah menjadi tabiat manusia, tatkala hatinya disakiti, dia akan
merasa sakit hati dan boleh jadi berujung dengan kedendaman.

Walaupun demikian, bukan berarti kita harus dendam setiap kali ada
yang menyakiti. Malah sebaliknya, jika kita dizalimi, maka doakanlah
orang-orang yang menzalimi itu agar bertaubat dan menjadi orang saleh.
Mampukah kita melakukannya?

Para nabi-nabi adalah sosok yang hatinya bersih dari sifat dendam. Walau ia
dihina, dicacimaki, difitnah, bahkan hendak dibunuh, tak sedikit pun ia
mendendam. Bahkan, ia mati-matian berbuat baik kepada orang-orang
tersebut dan begitu ringannya ia memaafkan.

Penelitian menunjukkan ketidakrelaan memaafkan orang lain memiliki
dampak hebat terhadap tubuh kita:

Menciptakan ketegangan, mempengaruhi sirkulasi darah dan sistem
kekebalan, meningkatkan tekanan jantung, otak dan setiap organ dalam
tubuh kita. Kemarahan yang terpendam mengakibatkan berbagai penyakit
seperti pusing, sakit punggung, leher, dan perut, depresi, kurang
energi, cemas, tak bisa tidur, ketakutan, dan tak bahagia.

Musuh kita sebenarnya bukanlah orang yang membenci kita tetapi orang
yang kita benci. Kita harus terus berlatih untuk mengikis sifat dendam
tersebut.

Sebagai ilustrasi, kita bisa belajar dari para karateka yang berhasil
menghancurkan batubata dengan tangannya. Pertama kali memukulnya, bata
tersebut tidak langsung hancur. Tapi, dia tak patah semangat.
Diulanginya terus usaha untuk menghancurkan bata tersebut. Akhirnya,
pada pukulan kesekian, pada hari kesekian, bata tersebut berhasil
dihancurkan. Memang, tangannya bengkak-bengkak, tetapi dia mendapatkan
hasil yang diinginkan.

Begitu pula dengan hati. Jika hati dibiarkan sensitif, maka hati ini
akan mudah
sekali terluka.

Akan tetapi, jika hati sering dilatih, maka hati kita akan semakin
siap menghadapi pukulan dari berbagai arah.

Jika kita telah disakiti seseorang, kita jangan melihat orang
tersebut, tetapi lihatlah dia sebagai sarana ujian dan ladang amal
kita terhadap Yang Maha Kuasa. Kita akan semakin sakit, tatkala
melihat dan mengingat orangnya.

Untuk mencapai kebahagiaan, kita perlu mengubah cara pandang kita.
Sumber kebahagiaan ada dalam diri kita sendiri, bukan di luar. Karena
itu jangan terlalu memusingkan perilaku orang lain. Sebaliknya,
belajarlah memaafkan.

Kunci memaafkan adalah memahami ketidaktahuan. Banyak orang yang
melakukan kesalahan karena ketidaktahuan. Kalaupun mereka sengaja
melakukannya, itupun karena mereka sebenarnya tak tahu. Mereka tak
tahu bahwa kejahatan bukanlah untuk orang lain tetapi untuk mereka
sendiri.

Orang yang suka memaki dan bersikap kasar sebenarnya tak menyadari
bahwa mereka sedang menzalimi dirinya sendiri. Suatu ketika ia akan
kena batunya. Inilah konsekuensi logis dari hukum alam.

Jika kita menjadi lebih baik, Tuhan tentu akan memuliakan kita. Jika
Tuhan sudah memuliakan, maka kita tidak akan menjadi hina karena
hinaan orang lain.

Untuk mencapai kebahagiaan, berikanlah maaf kepada orang lain.
Hentikan kebiasaan menyalahkan orang lain. Ingatlah, kesempurnaan
manusia justru terletak pada ketidaksempurnaannya.

Hanya Allah-lah yang Maha Suci, Maha Sempurna dan Maha Pemaaf lagi
Maha Pengampun.

Anda? Anda hanya manusia biasa. Apakah Anda tidak malu kepada Allah
jika Anda tidak mau memaafkan?

AIN’T NO MOUNTAIN HIGH ENOUGH - Marvin Gaye / Motown Records

Filed under: Religion — deepsid @ 8:44 pm

There ain’t no mountain high enough
Ain’t no valley low enough
Ain’t no river wide enough
To keep me from getting to you … Ohhhh yeeeaaaaah ……

Apa sih yang kita bisa dapatkan sekilas dari lirik lagu di atas?
Mungkin jawabannya adalah semangat untuk mencapai tujuan hidup!

Kalau ditanya apa sih tujuan hidupmu, hampir semua orang akan
menjawabt tujuan hidup adalah bahagia lahir batin di bumi dan di
kehidupan yang akan datang.

Namun untuk mewujudkan yang kita cari itu kenyataannya tidak mudah.
bahkan harus ditempuh dengan aneka jalan yang berliku.

Adakalanya jalanan itu datar-datar saja, namun ada kalanya menurun
bahkan dengan kemiringan yang tajam. membuat siapapun yang meniti
jalan itu harus hati-hati bahkan dituntut memiliki ketrampilan khusus
untuk melewati rintangan tersebut.

Ada kalanya jalanan menanjak sehingga terasa berat dan kita cepat
merasa lelah. atau bahkan bosan.

Tapi kita tak bisa berhenti di tengah jalan karena kita harus menuju finish.
Tidak perlu heran juga kalau jalan yang ditempuh penuh onak duri dan
cenderung menyakiti tubuh kita. Tetap harus di lalui.

Begitu pula aral melintang yang menghadang, baik itu pohon besar yang
melintang roboh karena angin puting beliung atau terhalang karena
banjir, tetap harus di sebaerangi dengan rakit atau sampan kalau perlu.

Tidak ada jalan dalam kehidupan ini yang mudah. namun tidak juga
berarti susah.

Allah s.w.t menganugerahkan anak manusia akal dan budi yang dapat
digunakan untuk berpikir dan mengolahnya menjadi solusi dari tiap
permasalahan yang dihadapi. Dengan kemampuan yang memang dianugerahkan
Tuhan, manusia pasti akan mampu melewati semua rintangan dalam jalan
kehidupan yang dilalui.

Karena sesungguhnya Allah tidak pernah memberikan aral melintang atau
cobaan melampaui kapasitas manusia untuk memikulnya.

Jadi sesulit apapun persoalan yang menghadang jalan kehidupan anda,
yakinlah pasti dapat anda atasi. Anda tak pernah sendiri. Dia yang
mengatur jalan kehidupan ini selalu menyertai anda. Kala anda tak
mampu berjalan di jalan kehidupan yang sudah digariskanNya, jangan
malu berseru memohon pertolonganNya.

Berjalan bersamaNya tak ada yang perlu anda takutkan!
Karena Allah sangat mengasihi anda dan saya. jadi untuk mencapai
tujuan akhir dari kehidupan kita, mari kita titi bersama jalan
kehidupan kita masing-masing.

Suatu waktu kita akan bertemu di garis finish, dimana Allah yang
menggariskan jalan kehidupan kita menanti dengan tangan terbuka.

Tapi satu yang pasti Allah membekali kita dengan sekeping hati yang
dalamnya tiada berbatas dan hamparan pemikiran yang terus berkembang
sehingga kita dapat memilih mana jalan yang terbaik untuk mencapai
sesuatu yang kita harapkan.Kalau penilaian manusia bisa salah karena
memang manusia tempatnya salah dan khilaf

Allah tidak pernah tidur dan setiap perbuatan pasti ada
balasannya.terkadang kekuatan sekeping hati mengalahkan kekuatan
logika yang teramat besar.

Oleh karena itu jagalah hati,pikiran dan jiwa agar dapat berjalan
beriringan untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Amin.

Dari Group Sebelah: Heaven Hypnotherapy Indonesia

KENAPA AKU DIUJI?

Filed under: Religion — deepsid @ 8:39 pm

Surah Al-Ankabut ayat 2-3

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan
sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya
Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Surah Al-Baqarah ayat 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
Surah Al-Baqarah ayat 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

RASA FRUSTRASI?
Surah Al-Imran ayat 139
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih
hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),
jika kamu orang-orang yang beriman.

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
Surah Al-Imran ayat 200
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan
bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung

Surah Al-Baqarah ayat 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
Surah At-Taubah ayat 111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
Surah At-Taubah ayat 129
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku
bertawakal

AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
Surah Yusuf ayat 87
dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada
berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.

Surah An-Nisaa’ ayat 86
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah
penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang
serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.

JANGAN LEPASKAN CINTAMU….. ..

Filed under: share keluarga — deepsid @ 8:27 pm

Cerita saya ini hanyalah sebuah cerita biasa dari kehidupan seorang
wanita. Saya membagi cerita karena ingin membagi kebahagian yang telah
saya dapatkan dalam kehidupan.

Saya dilahirkan dari sebuah keluarga pekerja keras. Papa adalah seorang
pengusaha yang berhasil. Sejak kecil, saya lebih dekat dengan Papa, hal
itu membuat saya menjadi seperti seorang laki-laki. Bukan dalam
penampilan, tapi dari cara berpikir dan cara mengambil keputusan dan cara
saya berbuat. Dan saya pun seorang pekerja keras seperti Papa. Dengan
bekerja keras dan adanya emansipasi, saya berhasil memiliki semua yang
saya inginkan dalam hidup.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya agak nakal, keras kepala dan suka
berganti pacar dan mencoba sesuatu yang baru. Saya mempunyai jiwa
petualang layaknya seorang laki-laki mungkin karena dekat dengan Papa
saya.

Pada suatu kegiatan, saya bertemu dengan seorang pria, yang kemudian
menjadi suami saya. Calon suami saya itu sebenarnya bukan type ideal saya.
Saya melihat banyak kekurangan dari nya karena dia tidak seperti layaknya
laki-laki yang saya idamkan sebagai laki-laki ideal. Tapi ada hal yang
menarik dari nya dan saya pun tidak tahu itu apa, yang membuat saya senang
bersama dengan dia. Dan anehnya kami pun berpacaran.

Pacaran kami tidak seindah seperti layaknya cerita cinta Cinderella. Kami
sering bertengkar, kami sering saling menyakiti satu sama lain. Mungkin
calon suami saya tersebut malu karena dia tidak memiliki banyak hal
seperti yang saya miliki. Dia sangat angkuh dan sombong seakan-akan dialah
orang yang paling pintar diantara kami berdua.

Kami pun seperti kucing dengan tikus, selalu bertengkar sehingga kami pun
berpisah, walaupun kami kembali pacaran lagi. Yang terjadi kemudian adalah
kami menjadi putus dan sambung berulang kali. Saya pun lelah dan menjadi
sangat membenci dia lalu memutuskan untuk meninggalkannya. Lagipula
keluarga Saya tidak menyukainya karena dianggap hanya akan mengambil
keuntungan materi yang keluarga kami miliki.

Saya pun mencoba menjalin hubungan dengan pria lain. Ketika gagal, saya
mencoba pria lain lagi dan begitulah seterusnya. Satu hal yang saya tidak
mengerti kenapa saya selalu mengingat pada calon suami saya tsb. Begitulah
saya melewati hari-hari dalam tahun-tahun yang berlalu dalam kehidupan
saya.

Waktu berjalan dan secara kebetulan saya pun bertemu dengannya lagi di
suatu kota. Dia mengajak saya untuk meluangkan waktu luang bersama. Saya
pun setuju walaupun sebenarnya saya sangat enggan karena mengingat rasa
benci saya kepadanya dan sikapnya yang angkuh dan sombong.

Kami pun bertukar cerita tentang kehidupan kami masing-masing. Saya
melihat bagaimana keangkuhan dan kesombongan seorang pria ketika bercerita
tentang keinginannya dan bagaimana menjalani hidup dengan kesendiriannya.

Sampai pada akhirnya kami pun bernostalgia tentang hubungan kami. Saya
melihat perubahan wajah padanya, matanya seakan-akan menerawang dengan
kosong. Tiba-tiba saya melihat wajahnya seperti seorang yang tak berdaya.
Saya tidak melihat lagi keangkuhan dan kesombongan dari seorang pria dalam
dirinya, yang saya rasakan kelembutan hati seorang pria.

Saya melihat dia hanyalah seorang manusia biasa yang mencoba bertahan
tegar dalam masalah-masalah yang dihadapinya. Saat itu juga saya
menyadari, bahwa dia tidaklah seangkuh dan sesombong yang selama ini saya
rasakan. Saya bisa merasakan sedih yang dia rasakan ketika saya memutuskan
untuk berpisah dengan dia. Saya baru menyadari bahwa dia sudah merasa
tidak mampu membuktikan betapa dia sangat mencintai saya.

Ketika saya kembali ke hotel, saya pun menangis dan menyesali semua
kebodohan yang telah terjadi.

Saya kehilangan calon suami saya karena saya menginginkan dia sesuai
dengan apa yang saya inginkan, dan ketika dia tidak mampu seperti yang
saya inginkan, saya pun marah dan membenci dia tanpa melihat diri saya
sendiri apakah saya juga mau berubah seperti apa yang diinginkan olehnya.

Saya tidak bisa melihat dia sebagai seorang yang sempurna dengan
kekurangan dan kelebihan yang dimiliknya dan saya tidak menyadari bahwa
dia telah berubah seperti kemauan saya dengan semua kemampuan dia. Saya
pun jadi membenci diri saya karena tidak mampu melihat begitu banyak hal
baik yang dibe rika n olehnya untuk membahagiakan saya.

Saya tidak mampu melihat kebahagian dan tawa yang dibe rika n olehnya dalam
hidup saya. Kemudian saya akhirnya menyadari, apa yang saya suka darinya
yang tidak mampu dibe rika n oleh pria lain adalah dia telah membuat hidup
saya seperti alunan nada yang indah. Terkadang, nada itu sangat tinggi
sehingga menyayat hati, terkadang sangat rendah sampai tidak bisa di
dengar kemudian mengalun dengan cepat dan penuh dentaman tetapi penuh
keriangan. Calon suami saya bukan seperti pria lainnya.

Dia mengajar saya melihat dengan cara yang berbeda. Kejujuran dia kadang
menyakitkan hati saya, tapi itulah yang membuat saya mencintai dia, karena
dia mau mencintai saya dengan cara yang berbeda dengan pria lain. Dia
ingin agar saya menjadi lebih baik.

Dan saya pun melihat bahwa dia sama seperti Papa saya, seorang laki-laki
yang tahu apa yang diinginkan dalam hidupnya dan mau berjuang untuk
cita-citanya.

Saya memutuskan mengajaknya bertemu dan saya pun melamar dia.

Suami saya kaget tapi dia menerima lamaran saya. Saya menangis bahagia dan
untuk pertama kali saya melihatnya menangis. Saya bahagia karena saya
telah menyia-nyiakan cinta saya selama ini dan ketika saya memutuskan
untuk merengkuh cinta itu kembali, cinta masih berpihak pada saya. Dan
itulah keputusan paling gila yang saya lakukan dalam hidup saya.

Saya mendapat banyak cobaan untuk cinta yang saya inginkan terutama dari
keluarga saya, tetapi saya tetap percaya pada cinta. Memang saya tidak
mendapatkan semua yang saya inginkan dalam hidup, tetapi saya mendapatkan
satu hal yang paling indah dan berharga yang dapat dibe rika n oleh
kehidupan yang tidak mungkin saya tukar dengan apapun.

Saya mempunyai keluarga dan anak-anak yang membuat saya bisa ketawa dan
bisa menangis, bisa membuat saya senang dan marah, tapi itulah kehidupan.
Dan seperti itulah kehidupan semestinya di jalani.

Saat ini sebagai wanita, saya pun menyadari bahwa saya memang diambil dari
tulang rusuk laki-laki. Dan saya sadar bahwa pria adalah mahluk paling
sempurna yang di ciptakan Allah. Pria adalah mahluk yang paling tegar tapi
juga paling sensitif setelah saya menyadari bahwa sebagian besar perancang
busana, juru masak, ahli seni, arsitek, akuntan dll adalah pria. Mereka,
kaum pria mampu kelihatan tegar dan keras di depan orang banyak bahkan
mungkin di depan wanita yang dicintainya tapi hatinya tetap sensitif
melebihi wanita.

Saya selalu mengutamakan kepentingan suami dan anak-anak saya. Saya mau
mengorbankan karir dan keinginan saya pribadi. Ketika saya mengorbankan
kepentingan pribadi demi cinta, saya memperoleh lebih dari yang saya
inginkan, karena saya mendapatkan seorang suami yang selalu mempunyai
waktu untuk selalu berbagi. Suami yang mau mengajak saya jalan berdua di
malam hari, mencuci piring bersama dan memberi kejutan-kejutan yang
menyenangkan hati saya di kala gundah.

Hampir tiap hari saya bertengkar dengan suami saya. Dari hal kecil masalah
pakaian dan belok kiri atau kanan ketika jalan, sampai masalah besar
seperti suami saya yang memilih jalan dengan teman-temannya daripada ke
rumah orang tua yang membuat saya membenci dia lalu kami diam bermusuhan
selama beberapa hari.

Terkadang kami bertengkar karena suami saya melakukan sesuatu yang saya
tidak suka tanpa mau menyadari bahwa apa yang dibuat oleh suami saya
adalah untuk kebaikan saya. Tapi itulah cinta ketika saya merasa saya
tidak malu menunjukkan diri saya apa adanya ke suami saya. Dan semua
pertengkaran itu tidak ada artinya dibanding kebahagiaan dan kedamaian
yang mampu suami saya be rika n.

Saya dapat tidur dengan tenang karena suami saya akan memeriksa anak-anak
kami dan semua pintu dan jendela pada malam hari. Ketika saya berpura-pura
tidur dengan sembarangan maka suami saya akan merapikan selimut saya dan
menyingkir agar saya tidur tenang.

Suami saya akan membereskan berkas-berkas di meja saya agar saya bisa
langsung berangkat ke kantor dan jika ada yang ketinggalan suami mau
memutar balik kendaraan kami walaupun dia tetap marah. Tapi apapun yang
terjadi kami tetap bersama bukan karena kami diikat dalam sebuah
pernikahan tetapi kami mengikatkan diri dalam cinta kami.

Saya dapat bertengkar dengan hebatnya tanpa takut karena saya yakin cinta
kami lebih besar dari keegoisan kami masing-masing. Apa yang ingin saya
sampaikan kepada anda semua kaum wanita adalah hal yang sederhana.

Pertama adalah salah ketika anda berpikiran anda akan berhasil meraih
karir atau cita-cita pribadi anda dengan hidup sendiri dengan alasan
apapun, karena sudah tertulis bahwa manusia hidup berpasangan. Karena
setiap pria dan wanita akan saling memberi dan saling berbagi.

Kedua, kehidupan berkeluarga itu sangat rumit dan kompleks, jauh melebihi
mengurus perusahaan-perusaha an, karena tidak ada struktur organisasi, SOP,
manajemen tertulis dll. Bisa anda bayangkan anak anda yang tidak mau
menurut perintah anda, tetapi anda tidak bisa memecat dia atau pun ketika
anda sedang capek dan tiba-tiba suami anda bertanya dimana kaos dalam di
taruh dan anda tidak bisa menggantung di pintu anda tulisan “Jangan
Diganggu, Lagi Sibuk” karena anda satu kamar dengan dia atau anda harus
mengeluarkan dana non budget hanya karena tembok anda di coret-coret oleh
anak anda tanpa bisa mengeluarkan Surat Peringatan.

Tetapi kalau anda bisa mengatasi dan menikmati kehidupan keluarga anda dan
mampu belajar dari kehidupan berkeluarga, maka percayalah anda akan
menjadi wanita yang berhasil. Tidak ada wanita yang berhasil dan terkenal
dalam dunia ini yang hidup sendirian.

Semua wanita yang berhasil selalu mempunyai keluarga yang baik, karena
wanita lah yang mengatur sebuah keluarga. Dan saat itulah anda akan
menyadari kenapa wanita diambil dari tulang rusuk pria. Bahkan saya
berbagi cerita ini untuk wanita-wanita yang menginginkan semua hal yang
terbaik dalam dirinya.

Saya tetap seorang isteri yang menyiapkan pakaian suami saya, menyiapkan
makan di rumah saya dan segala sesuatu dalam rumah tangga saya. Dan jika
saya harus memilih, maka saya memilih keluarga saya dibanding dengan karir
saya yang terkenal.

Akhir kata, jika anda percaya sudah menemukan cinta anda dan pasangan
hidup anda, berjuang lah mendapatkannya dan jangan lepaskan cinta anda.

Mungkin jalan cerita cinta anda tidak semulus cerita teman anda atau orang
tua anda, tetapi ketika anda mau berjuang demi cinta anda, anda akan
melihat dalam cinta, segala sesuatu akan tampak lebih indah. Jangan
terpaku pada hal-hal kecil, nasehat saya, jika anda mampu menghitung semua
kesalahan dan sikap dia yang membuat anda benci pada pasangan anda,
percayalah anda tidak akan pernah sanggup menghitung kebaikan, tawa dan
kebahagiaan yang dia be rika n pada anda, dan itulah cinta.

Hidup itu indah bukan karena jalan yang harus kita lalui itu mudah tetapi
karena jalan kehidupan itu berat dan berliku kadang menanjak dan menukik
turun dengan tajam dan bergelombang dan akhirnya anda akan merasa bahagia
tanpa mengingat apa yang telah anda lalui jika anda mau tetap teguh dengan
cinta anda. Saya tidak mau anda mengalami hidup seperti saya yang telah
menyia- nyiakan cinta saya karena ke egoisan saya. Terkadang kita baru
menyadari sesuatu itu begitu berharga ketika kita kehilangan.

Diantara semua yang ada didunia, maka cintalah yang paling terbesar.

Saya adalah seorang CEO di salah satu perusahaan terbesar di Ame rika
bahkan di dunia. Dan saya lebih bangga menyebut diri saya sebagai seorang
isteri dan ibu yang bahagia karena untuk itulah Allah menciptakan saya di
dunia ini.

PEREMPUAN YANG DICINTAI SUAMIKU

Filed under: share keluarga — deepsid @ 7:56 pm

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang
pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik
dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi
kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian
mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit.
Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang
kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah
romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2
seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan
makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja
makanberdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan
obrolan yang
terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.

Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan
anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku
menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami.
Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek
sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya,
dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena
sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang
perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha,
temannya Mario saat dulu kuliah.

Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah
melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar
indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu
berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh
pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang
lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu,
Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang
akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang
mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu
dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.

Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada
Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari
bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai
sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan
komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang,
ada pekerjaan yang membingungkan.

Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di
RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal,
karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa
dengan suara riangnya,

” Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau
makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, ” lalu dia terus mengajak
Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah
habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang
terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku
yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !

Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya
membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih
sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya.
Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku
buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang
kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa
sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu
manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan
ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali
lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.

Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati
bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak
dihatinya.

Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka,
hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.

Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya
keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka
password email Papa nya, dan memanggilku, ” Mama, mau lihat surat papa buat
tante Meisha ?”

Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

*Dear Meisha,*

*Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung
hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada
Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya,
karena dia ibu dari anak2ku.*

*Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2
mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu,
tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak
menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2
terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak
sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk
mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku
menikahinya.*

*Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti
ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang
tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti
pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh
dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.*

*Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang
lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami.
Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat
Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan
selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi
tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada
tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you
are the only one in my heart.*

*yours,*

*Mario*

Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru
berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan
menyayangiku.

Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia
mencintai perempuan lain.

Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari
untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari
bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan
tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor
untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak
pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku
terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu
terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia
memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang
perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia
tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan
aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan
melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah
dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu,
aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan
Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

**********

Setahun kemudian…

Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman
itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

” *Mario, suamiku….*

*Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja
dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu
yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak
bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin
memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak
memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan
menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak
pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau
melakukan apa saja untukku…..*

*Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan
kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu
yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.*

*Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, ” kenapa, Rima ? Kenapa
kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi
istriku ?”*

*Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.*

*Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia
bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah
wanita yang sempurna yang engkau inginkan.*

*Istrimu,*

*Rima”*

*D*i surat yang lain,

*”………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin
es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat
cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh
cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……”*

Disurat yang kesekian,

*”…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.*

*Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu,
aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar
masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros,
dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku
selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu,
untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika
engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku
menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat
engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….*

*Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap
berusaha dan menantinya……..”*

Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya…
dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

Disurat terakhir, pagi ini…

*”…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun
lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang,
karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin
aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup,
karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.*

*Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran
dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak
sakit.*

*Tahukah engkau suamiku,*

*Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9
tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari
matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………”*

Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

” Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat
keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku
tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu,
dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu
menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama
menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan
tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya
masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……” Jelita memeluk Meisha
dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit
di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario
mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.

*Dear Meisha,*

*Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2
dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh
basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku
baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar….
Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?*

*Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan
besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil
mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena
dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….*

Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk
disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah
terjadi, Mario. *Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika
seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.*

7 tahun

Filed under: Cerita Hati — deepsid @ 2:21 am

7 tahun kau mendampingiku
7 tahun kau bersabar untuk ku
7 tahun kau mencoba mengerti aku
7 tahun kau belai aku
7 tahun kau selimuti aku dengan cinta mu
7 tahun kau biarkan aku dengan ego ku
7 tahun akhirnya kau sadarkan aku

sadarkan dari ke ego an ku
sadarkan aku dari kelakuanku
sadarkan aku dari segala kesalahanku

demi 7 tahun itupula aku memohon
maafkan aku karena telah menyakiti hati dan perasaan mu
ampuni aku atas segala kesalahanku dimasa lalu
demi 7 tahun yang telah berlalu aku mohon tetaplah di sisiku

dampingi aku agar aku dapat menebus semua kesalahanku
ijinkan aku mengobati luka mu karena ku
ijinkan aku untuk membahagiakan mu di setiap detak jantungku
ijinkan lah aku mendapatkan kata maafmu

ku berjanji bukan pada diriku
ku berjanji pada ILLAHI ROBBI
tak kan ku biarkan kau menangis lagi
kan ku isi sisa hidupku untuk membahagiakan mu…

maafkan lah aku, sungguh aku menyesal
ku tak bermaksud menyakitimu
aku hanyalah manusia biasa yang punya emosi dan nafsu
maafkan lah aku atas semua kesalahan dan egoku

tolong aku dengan tidak menghitung dosa2ku
tolong aku dengan mengingat kebaikan2ku

ku tak bisa hidup tanpa mu
kau lah semangat hidupku
kau lah mentari hatiku
kau lah tulangku

karna engkaulah aku dapat berdiri
karna cinta mu lah aku dapat berjalan
karna senyum mu lah aku dapat berlari

dari orang yang paling mencintaimu..
suami mu.

Next Page »